hsCRP (High Sensitivity C-Reactive Protein)

 Penyakit Jantung Koroner (PJK) PJK merupakan suatu kondisi dimana jantung tidak dapat bekerja dengan semestinya karena otot jantung mengalami kerusakan akibat kekurangan oksigen. Penyebab utamanya karena pembuluh darah yang menyempit/mengeras atau yang disebut Aterosklerosis.

Proses aterosklerosis ini berlangsung lama dan dapat berjalan tanpa kita rasakan. Banyak faktor yang berperan pada proses ini, namun yang paling sering adalah kenaikan konsentrasi Kolesterol Total, Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein), Trigliserida, dan penurunan Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) yang disebut Dislipidemia.

Akan tetapi saat ini telah terbukti bahwa penyakit jantung dapat dimulai dengan adanya proses peradangan (inflamasi) yang berlangsung lama (kronis), dan proses inflamasi kronis ini dapat dilihat dari konsentrasi CRP (C-Reactive Protein) dalam tubuh. Inflamasi kronis tidak mengakibatkan peningkatan konsentrasi CRP yang sangat tinggi, melainkan berada dalam rentang konsentrasi yang rendah (< 10 mg/L). Konsentrasi CRP dalam rentang 1-10 mg/L ini dapat menunjukkan risiko terjasinya PJK.

Apakah CRP dan hsCRP itu ? CRP (C-Reactive Protein) adalah suatu jenis protein yang dihasilkan oleh hati ketika terjadi cedera akut, peradangan atau infeksi. hsCRP (High Sensitivity C-Reactive Protein) merupakan pemeriksaan untuk mengukur konsentrasi CRP yang sangat sedikit sehingga bersifat lebih sensitif. Pemeriksaan CRP yang sangat sensitif ini diperlukan untuk memperkirakan risiko PJK.

Pemeriksaan hsCRP dapat dilakukan di seluruh cabang Laboratorium Klinik Prodia dengan menggunakan sampel darah. Nilai rujukan hsCRP untuk menilai risiko terjadinya PJK adalah < 10 mg/L. Apabila nilai hsCRP > 10 mg/L maka nilai tersebut lebih menunjukkan terjadinya peradangan yang bersifat akut dan tidak menggambarkan risiko terjadinya PJK. 

Berikut ini nilai rujukan hsCRP yaitu :
§ Jika konsentrasi hsCRP < 1,0 mg/L, maka risiko terkena PJK rendah 
§ Jika konsentrasi hsCRP 1,0- 3,0 mg/L, maka risiko terkena PJK rata-rata (moderate)
§ Jika konsentrasi hsCRP > 3,0 mg/L (tetapi < 10 mg/L), maka risiko terkena PJK tinggi

Beberapa kondisi tertentu dapat mengakibatkan peningkatan CRP yang bersifat kronis (berlangsung lama dan perlahan-lahan) sehingga meningkatkan risiko terjadinya PJK tanpa kita sadari. Beberapa kondisi ini antara lain adalah kegemukan (obesitas) dan gangguan pada gula darah.

Obesitas dan Gangguan Gula Darah Obesitas dapat terjadi karena banyaknya asupan kalori ke dalam tubuh yang tidak disertai olahraga/aktivitas fisik yang cukup, atau karena faktor keturunan. Seseorang yang kegemukan tidak selalu mengalami dislipidemia, namun ia tetap saja berisiko terkena PJK karena sel-sel lemaknya mengeluarkan faktor-faktor yang memicu timbulnya peradangan tingkat rendah sehingga konsentrasi CRP-nya meningkat.

Selain itu, diabetes juga berhubungan dengan meningkatnya konsentrasi CRP. Hal ini sangat mungkin terjadi karena diabetes juga terbukti meningkatkan risiko terjadinya PJK.
 

Bagaimanakah cara yang tepat untuk mengetahui risiko terkena PJK ? Pemeriksaan profil lemak (Kolesterol Total, Kolesterol LDL, Trigliserida dan Kolesterol HDL) merupakan prosedur standar untuk memprediksi kejadian PJK. Ternyata PJK dapat juga dimulai dari adanya proses peradangan (inflamasi) yang bersifat kronis. Itulah sebabnya individu dengan profil lemak yang normal dapat tetap berisiko terkena PJK.

Untuk mengetahui adanya peradangan dalam tubuh kita dapat dengan melakukan pemeriksaan hsCRP (high sensitivity C-Reactive Protein). 

Apa yang dapat dilakukan ?Seseorang dengan profil lemak yang normal namun memiliki konsentrasi hsCRP yang tinggi, tetap berisiko untuk mengalami PJK. Untuk menghindari ancaman PJK dapat dilakukan dengan mencari penyebab terjadinya peningkatan konsentrasi CRP, kemudian melakukan treatment terhadap penyebab tersebut. Misalnya dengan melakukan gaya hidup sehat & teratur, diet rendah kolesterol, meningkatkan aktivitas fisik/olahraga, dan melakukan penurunan konsentrasi glukosa darah atau kolesterol yang tinggi.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: